Mahasiswa harus menghormati hukum yang berlaku, serta peraturan universitas, fakultas, dan program studi, dan harus menjauhkan diri dari setiap tindakan yang dapat mengganggu kelancaran dan nama baik institusi. Setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi, dan sanksi akan diberikan oleh Dewan Akademik yang dipimpin oleh Ketua Program Studi.

Berdasarkan Buku Pedoman Pendidikan UB 2015/2016, sanksi akademik dikenakan kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran ketentuan akademik sebagai berikut.

  1. Mahasiswa yang mengikuti pembelajaran kurang dari 80% dari total tatap muka tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, tidak diperbolehkan menempuh ujian akhir semester untuk mata kuliah yang bersangkutan.
  2. Mahasiswa yang membatalkan suatu mata kuliah di luar waktu yang telah ditentukan, maka mata kuliah tersebut tidak dapat dihapuskan dari KRS, dan mendapatkan nilai E.
  3. Mahasiswa yang curang dalam ujian, dikenakan sanksi berupa nilai E pada mata kuliah tersebut atau pembatalan seluruh rencana studi pada semester yang bersangkutan.
  4. Mahasiswa yang mengerjakan ujian mahasiswa lain dan/atau mahasiswa yang meminta ujiannya dikerjakan orang lain akan dikenai sanksi pembatalan semua ujian pada semua mata kuliah dalam semester yang bersangkutan.
  5. Mahasiswa yang melakukan perubahan KRS secara tidak sah tanpa pemberitahuan kepada Dosen Penasehat Akademik akan dikenai sanksi pembatalan semua mata kuliah pada semester yang bersangkutan.
  6. Mahasiswa yang melakukan perubahan nilai secara tidak sah akan dikenai sanksi skorsing minimal 2 (dua) semester. Masa skorsing tidak diperhitungkan sebagai cuti akademik (terminal).
  7. Mahasiswa yang melakukan tindakan kekerasan dan perkelahian, dikenakan sanksi berupa pembatalan seluruh mata kuliah pada semester yang bersangkutan, dan sanksi lain sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
  8. Mahasiswa yang melakukan pelanggaran-pelanggaran tersebut apabila disertai ancaman kekerasan atau pemberian sesuatu, atau janji atau tipu muslihat akan dikenai sanksi dikeluarkan dari program studi.
  9. Mahasiswa yang terbukti melakukan tindak pidana (pemalsuan, kecurangan, penipuan, dan lain-lain), melakukan tindakan tidak bermoral, atau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, akan dikenakan sanksi akademik berupa:
    1. Skorsing minimal 2 (dua) semester, atau
    2. Diberhentikan dari program studi.