Ketentuan Umum                             

  1. Mahasiswa memiliki hak Cuti Akademik untuk alasan akademis, medis, agama, atau alasan lain yang dapat dipertanggungjawabkan.
  2. Cuti Akademik dapat disetujui bagi mahasiswa yang telah melunasi SPP sebelum mengajukan cuti akademik.
  3. Mahasiswa berhak atas dua (2) semester Cuti Akademik. Mahasiswa kelas dual degree berhak atas empat (4) semester Cuti Akademik, sesuai dengan Surat Keputusan Dekan No. 19/SK/H.10.7/AK/2011 dan Buku Pedoman Pendidikan UB 2015/2016.
  4. Cuti Akademik tidak dihitung sebagai masa studi.
  5. Selama Cuti Akademik, mahasiswa tidak membayar SPP.

Permohonan Cuti Akademik

  1. Cuti Akademik harus diajukan untuk setiap semester paling lambat 1 bulan sebelum masa registrasi akademik.
  2. Mahasiswa membuat permohonan tertulis (Surat Cuti Akademik) yang dituju-kan kepada Rektor, meliputi penjelasan singkat alasan Cuti Akademik.
  3. Mahasiswa berkonsultasi dengan Dosen Penasehat Akademik mengenai Cuti Akademik.
  4. Mahasiswa meminta staf administrasi keuangan program studi untuk memeriksa kelengkapan pembayaran SPP. Staf kemudian memberikan paraf pada Surat Cuti Akademik.
  5. Mahasiswa memohon persetujuan Ketua Program Studi dan Wakil Dekan Bidang Akademik.
  6. Mahasiswa mengumpulkan Surat Cuti Akademik ke Bagian Umum di Gedung Rektorat Lantai 1.
  7. Mahasiswa mengumpulkan salinan Surat Cuti Akademik ke staf administrasi keuangan program studi.
  8. Keputusan persetujuan Cuti Akademik ditetapkan oleh Rektor.

Perpanjangan Periode Cuti Akademik

Apabila masa Cuti Akademik akan diperpanjang, maka mahasiswa harus mengaju-kan permohonan baru. Apabila mahasiswa memperpanjang masa Cuti Akademik tanpa ijin, maka mahasiswa tetap wajib membayar SPP (tidak ada dispensasi).

Pengaktifan Kembali setelah Cuti Akademik

Untuk proses pengaktifan kembali, mahasiswa harus:

  1. Menunjukkan Surat Cuti Akademik yang telah disetujui ke Bagian Akademik di Gedung Rektorat Lantai 2 untuk mengubah status akademik.
  2. Mengumpulkan salinan Surat Cuti Akademik yang telah disetujui ke Bagian Anggaran di Gedung Rektorat Lantai 5 untuk membuka blokir pembayaran SPP.

Proses pengaktifan kembali harus dilakukan pada masa registrasi akademik, sebelum pembayaran SPP.

Diagram alir prosedur cuti akademik:

Picture4

Diagram alir prosedur pengaktifan kembali setelah cuti akademik:

Picture5