Nilai

Setiap mata kuliah memiliki persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk dapat lulus pada mata kuliah tersebut. Persyaratan tersebut dijelaskan pada Rencana Pembelajaran Semester/RPS (teaching plan) masing-masing mata kuliah.

Nilai akhir mata kuliah dihitung dari rata-rata nilai (sesuai dengan proporsi) tugas dan ujian. Nilai akhir mata kuliah yang diajarkan oleh tim dosen adalah rata-rata nilai dari semua dosen. Koordinator mata kuliah bertanggung jawab untuk mengkompilasi dan menghitung nilai, kemudian mengumpulkan nilai akhir (angka dan huruf) kepada staf administrasi akademik program studi.

Konversi Nilai

Nilai diberikan berdasarkan konversi nilai berikut:


Nilai Angka

Huruf Mutu

Angka Mutu

Klasifikasi Kemampuan

> 80 – 100

A

4

Sangat Baik

> 75 – 80

B+

3.5

Sangat Baik – Baik

> 69 – 75

B

3

Baik

> 60 – 69

C+

2.5

Baik – Cukup

> 55 – 60

C

2

Cukup

> 50 – 55

D+

1.5

Cukup – Kurang

> 44 – 50

D

1

Kurang

0 – 44

E

0

Kurang Sekali

Nilai “K” (tidak ada nilai) dapat diberikan apabila penilaian tidak lengkap, sehingga nilai tidak dapat dihitung. Nilai “K” hanya berlaku selama 2 minggu, kemudian apabila penilaian tetap tidak lengkap, maka nilai akhir ditentukan berdasarkan aktivitas yang ada, di mana aktivitas yang tidak lengkap diberikan nilai nol.

Evaluasi Keberhasilan

Berdasarkan Buku Pedoman Pendidikan UB 2015/2016, evaluasi keberhasilan mahasiswa sebagai berikut.

  • Mahasiswa yang pada akhir semester pertama belum dapat mencapai IPK 3,0 untuk 8 sks terbaik akan diberikan surat peringatan agar berusaha lebih gigih dalam studinya untuk memperbaiki prestasi pada semester berikutnya.
  • Mahasiswa yang pada akhir semester ke dua belum dapat mencapai IPK 3,0 untuk 16 sks terbaik, maka mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan gagal dan tidak diperkenankan melanjutkan studinya.
  • Mata kuliah yang memperoleh nilai “D” WAJIB diulang dan nilai “C” DAPAT diulang. Pengulangan untuk mata kuliah tertentu hanya dapat dilakukan satu kali dan hasil nilai tertinggi mata kuliah yang diulang tersebut adalah B. Nilai akhir ditetapkan dari hasil nilai tertinggi yang diperoleh mahasiswa.
  • Mahasiswa yang merasa belum puas dengan nilai yang diperoleh harus berkonsultasi dengan Dosen Penasehat Akademik dan Koordinator Mata Kuliah untuk mendiskusikan langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki performa akademiknya.
  • Mahasiswa yang telah menempuh minimum 24 sks dengan IPK minimal 3,0 tanpa nilai “D”, maka yang bersangkutan secara formal dapat mengajukan usulan penelitian tesis.
  • Proposal penelitian tesis harus disetujui oleh Komisi Pembimbing dan dipertahankan serta lulus ujian kelayakan di depan Komisi Penguji Tesis (yaitu Komisi Pembimbing ditambah minimal dua penguji yang telah ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Program Studi).
  • Mahasiswa yang telah lulus ujian kelayakan proposal penelitian, melaksana-kan semua perbaikan, dan telah disetujui oleh Komisi Penguji Tesis, dapat segera melaksanakan penelitian tesis.

Transkrip Akademik

Program studi akan mengkompilasi nilai akhir untuk setiap mata kuliah dan membuat transkrip akademik yang menunjukkan nilai huruf mutu, jumlah sks yang dicapai, dan judul tesis. Transkrip akademik akan diberikan kepada mahasiswa pada akhir studi. Mahasiswa harus memberikan informasi kepada staf administrasi akademik program studi apabila membutuhkan transkrip lebih cepat.